Kamis, 10 Desember 2015



Ciputat- Puluhan mahasiswa yang mengatas namakan Koalisi Mahasiswa UIN Jakarta (KMU) mengelar aksi damai didepan halte Uin Jakarta dalam memperingati Hari Pahlawan yang bertepatan pada tanggal 10 November 2015 . Aksi ini digelar karena pentingnya Rakyat Indonesia untuk menghargai jasa-jasa yang diberikan oleh para Pahlawan Indonesia juga agar rakyat Indonesia mengetahui peran para pahlawan demi terciptanya Indonesia yang Merdeka. 

Seperti yang dikatakan Soekarno : “Bangsa yang besar ialah Bangsa yang menghargai jasa-jasa Pahlawannya” Dalam aksinya mahasiswa meminta kepada pemerintah untuk kembali memberikan Penghargaan Pahlawan Indonesia kepada Tan Malaka dan Menyatakan kebenaran sejarah.

Ketua Kordinator Koalisi Mahasiswa UIN Jakarta Muhammad Faqih menyampaikan “ Tan Malaka merupakan tokoh utama yang patut dicontoh,seorang aktifis politik yang memperjuangankan kemerdekaan Indonesia,dari kolonialisme belanda.

Pada tahun 1949 tepatnya bulan febuari Tan Malaka hilang tak tentu rimbanya ,mati tak tentu kuburnya ditenggah-tenggah perjuangan gerilya pembela Proklamasi pethok,Kediri,Jawa Timur Hal serupa juga disampaikan oleh Rizki Irwansyah selaku masa aksi  “Jika dilihat dalam kancah perjuangan,  menuju Indonesia Merdeka. Nama Tan Malaka sejajar dengan tokoh-tokoh pejuang Indonesia seperti  Soekarno,Muhammad Hatta, Sultan Shajrir dan tokoh-tokoh lainnya. 

Namun sejak Orde Baru nama Tan Malaka seperti hilang ditelan bumi . 32 Tahun Rezim Orde Baru berkuasa sejarah disetir sedemikian rupa sehingga membuat Nama Tan Malaka terdepak dari buku-buku sejarah Indonesia. Sudah seharusnya pemerintah mengembalikan Gelar Pahlawan kepada Tan Malaka” Kami melihat ada ketakutan para penguasa jika kebenaran sejarah terungkap,sampai kapan kami dicekoki sejarah Orde Baru” Tegas Kiki.